Tata Letak Blog

Thursday, November 24, 2016

Format Surat Lamaran Pekerjaan Terbaru

Silahkan Download File Word disini

Tips Sehat Terbaru : Najla Najwa










Begini Efek yang Dirasakan Tubuh Jika Malas Olahraga

Meski dikenal punya banyak manfaat, masih banyak orang yang enggan berolahraga. Akibatnya, tubuh bisa kena efek negatifnya. Seperti apa?

Disampaikan oleh dr Grace Tumbelaka, SpKO, perubahan gaya hidup modern saat ini yang cenderung kurang bergerak membuat olahraga menjadi sangat penting. Selain membuat tubuh bugar, olahraga juga bisa mencegah penyakit.

"Saat ini banyak orang yang kurang gerak alias sedenter. Padahal efeknya kalau kita kurang gerak itu bukan cuma bikin tubuh tidak bugar, tapi juga banyak," ujar dr Grace dalam diskusi media 'Bincang-bincang Santai Trampolin dan Manfaatnya' yang diadakan Scientia Square Park, Serpong, Tangerang.

Ya, efek negatif kurang gerak lainnya disebutkan dr Grace yakni gangguan pola tidur, tubuh mudah pegal, serta sulit mengangkat benda berat.

"Kurang gerak juga memicu risiko berbagai penyakit seperti hipertensi, obesitas, jantung, kerusakan sendi otot dan osteoartritis. Ini sudah terbukti dan ada data ilmiahnya," imbuh dr Grace.

Sementara itu, kurang olahraga bagi wanita juga bisa meningkatkan risiko penyakit tertentu seperti obesitas, depresi, osteoporosis serta kanker payudara.

"Oleh sebab itu, penting sekali menyediakan waktu untuk olahraga untuk menghindari risiko-risiko tersebut. Salah kalau olahraga dianggap sebagai beban," tutur dokter yang praktik di RS Jakarta ini.

KISAH LDR YANG MENGGUGAH HATI BAG. 2













Pada tanggal 4 november 2014 tepatnya pukul 19.20 WIB, hp saya berdering tanda SMS masuk... ternyata SMS dari dia... yang sebelumnya tidak pernah SMS dan ditelpn pun tidak diangkat... alangkah terkejutnya ketika saya buka sms dari dia... "a ma'fin tteh y, teteh duah gk nyaman lagi... kita putus y...".. bagaikan petir disiang hari... saya pun langsung telpn dia, tapi... lagi2 telpn saya tidak diangkat... berkali-kali saya telpn juga tidak diangkat... akhirnya saya bals sms dia.. " teh.. ma'f.. bukannya a menghalangi, menghambat.... mau putus atau apa pun itu kita hubungannya sama orang tua... hubungan kita sudah diketahui orang tua... kalau belum tunangan, boleh lah kita memutuskan sesuatu atas kesepatan kita, tapi.. ketika sudah tunagan, harus diketahui sama kedua orang tua kita... lanjut atau tidaknya hubungan kita... ok.. jika teteh ada dirumah dan kita ngobrol disaksikan orang tua, a akan laksanakan permintaan teteh.. tapi untuk sekarang, a belum bisa memastikan itu.. Ok"

dan akhirnya seperti biasa, di sms tidak di balas lagi ditelpn pun tidak diangkat-angkat.... apa yang saya rasakan dulu, saya hanya bisa mengatakan Tak ada satupun jenis hubungan, entah LDR, entah jarak dekat yang selalu berjalan mulus. Tapi banyak pejuang LDR yang berhasil melalui hari menembus jarak dan meraih bahagia. Sebaliknya, banyak pasangan satu kampus yang bubar jalan di tengah semester. Jadi apa yang ditakutkan dalam sebuah hubungan LDR selagi ada komitmen dan kesungguhan hati untuk saling menjaga dan percaya ?. Rasa curiga dan cemburu jadikanlah anugerah untuk saling mengingat. Rindu yang berkepanjangan jadikanlah pupuk untuk menyemai pertemuan yang lebih berarti di masa nanti. Bukankah rasanya indah memiliki kesetiaan dari dan untuk pasangan ?.

Saya rutin tiap hari sms dia.. telpn dia... meskipun tidak pernah ada jawaban... saya berusaha berbaik sangka terhadap orang yang saya sayangi... dan pada tanggal 16 januari 2015, tepatnya malam.. sekitar pukul 20.15 WIB.. ada sms dari dia lagi... sms dia "A ma'fin teteh... kita putus y... teteh sudah tidak nayaman...".. , saya balas " ok teteh pulang, kita ngobrol dan putus..., tapi alasannya apa?... dia pun balas sms." sudah tidak nayaman".. saya jawab lagi ..." setelah teteh pulang... kita putus, kalau sekarang.. ma'f a gk bisa...".. dan akhirnya tidak pernah ada sms dan ditelpn pun tidak pernah di jawab,.... apakah ada orang ke tiga???

Bagaimana dengan orang ketiga ?. Takkan datang orang ketiga kecuali sengaja diundang. Jadi selagi hati kita terjaga untuk tak bermain dan mengundang pemeran pengganti, kita pun bisa berharap pasangan yang jauh di sana akan bertindak serupa. Godaan terhebat pun takkan pernah tega menghampiri mereka yang setia.

akhir cerita... pada tanggal 19 Agustus 2015 dia pulang ke kampung... dan saya pun menepati janji saya... dan akhirnya... kami pun putus tanpa komunikasi lagi.... dan yang menjadi korban adalah orang tua dia... mungkin karena malu dan mengasingkan diri dari para tetangganya... dan sampai saat ini.. saya tidak tau keberadaan dia... pesan saya jika kita berniat baik maka akan ada seratus ribu godaan yang akan menghadang... sabar dan saling percaya. Banyak buku dan petuah orang ternama yang berusaha memberikan tips sukses menjalani hubungan jarak jauh. Tapi semua itu sesungguhnya cukup dirangkum lewat dua hal yaitu cinta dan syukur. Mensyukuri anugerah cinta apapun keadaannya akan membuat orang semakin dewasa. Demikian juga dalam hubungan jarak jauh ini, rasa syukur dapat mengatasi segala rintangan dan rentangan jarak.

Jangan melihat antiklimaks dari pelaku LDR yang gagal menjaga hati. Itu bukan karena jarak yang memisahkan, tapi karena cintanya yang tak ada. Jangan merangkum cerita dari para korban LDR yang gagal setia tapi berdalih jomblo yang tertunda. Itu bukan karena jarak yang terentang jauh, tapi karena hatinya yang mudah tergoda.




jangan jadikan CINTA seperti kembang api yg terbkar, indahnya hanya sesaat saja.... Jngn jdkan cinta seperti bola..... Dari jauh di kejar sudah dekat di tendang.... Jangan jadikan CINTA seperti permen karet..... habis manis sepah di buang....... Tapi jadikan cinta seperti lilin yang rela hancur terbakar demi menerangi orang yang di sayangi dan di cintainya......

Wednesday, November 23, 2016

KISAH LDR YANG MENGGUGAH HATI BAG. 1

Long Distance Relationship, begitulah banyak orang menyebutnya. Sebuah kisah cinta penuh cerita. Cerita tentang pengorbanan, cerita tentang kesetiaan, tentang kesabaran, tentang kedewasaan, tentang perselingkuhan hingga cerita tentang putus di tengah jalan Tanpa Sebab.





Aku pernah terluka dan melukai….

Tapi karena itu aku bias belajar tentang bagaiman cara menghargai, menerima, berkorban dan mempertahankan…..

Aku pernah di bohongi dan membohongi…..

Tapi dari itu aku bisa belajar tentang kejujuran. Andai aku tidak pernah melakukan suatu kesalahan dalam hidup ini, mungkin aku tidak akan pernah belajar tentang arti darimeminta ma’f dan m’ma’fkan. Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, baik yang kita isi dengan keburukan maupun dengan kebaikan, sungguh tak pernah terulang kembali. Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan yaitu, terus belajar dari masa lalu tuk hari Esok yang lebih baik…..


Saya tidak sanggup lagi ketika teman, sahabat, orang tua, kerabat tetangga bertanya kenapa hubungan saya berakhir...??? maka dari itu... mudah-mudahan dengan apa yang telah saya tulis ini bisa menjawab berbagai pertanyaan yang di lontarkan ke saya.... dan mudah-mudahan suatu saat nanti.... di(A) Membaca Artikel ini.... 

Awal cerita....

Pada Tanggal 28 Mei 2010, saya bekerja di salah satu intansi sebagai staf bagian administrasi. nyaman dengan tempat kerja yang baru, tapi ada hal yang saya lupakan.... saya tidak pernah punya pacar dan belum ada satu wanitapun yang bisa membuat hati saya luluh... pada tahun 2011, tepatnya tahun ajaran baru pada kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik.
Saya : "Neng Siswa baru Ya...???
di(A) : "Ia pak...!!! ada yang bisa saya bantu...???
Saya : "Tolong Panggilkan, Amel...!!
di(A) : "... A...Meelll... (sambil senyum2)
Saya : "Ia Amel.." Kenapa Senyum-senyum...???
di(A) : "Ngggakk Pak... !! hehehe

(beberapa saat kemudian, datang lah amel)
Amel : "Ada apa pak..??
Saya : "Ini Mel... kemaren kuitansi kamu ketinggalan... Nie....!!!
Amel : " Oh ia... makasih y pak... pantesan saya cari-cari gk ada...
Saya : "dia temen kamu...???
Amel : "ooohh.. ia pak...??? (sambil melihat ke arah dia)
(Dianya senyum-senyum terus... dengan ciri ada tahil lalat di bibir atas kiri dan ketawanya itu)

dari situlah pertama perkenalan kami, setiap hari pasti dia lewat di depan ruang tempat kerja saya, tiap istirahat kami ngobrol bertiga.. amel, saya.. dan dia... saya pun iseng minta nomor hp.. dia langsung ngasih nomor hpnya... dari situ kami sering kontek-kontekan melalui sms dan lewat suara telpn... disitulah benih-benih cinta itu tumbuh, tapi sangat di sayangkan dia sudah punya pacar... pada bulan september dia nelpon dengan suara terisak-isak, katanya ingin curhat, ternayata isi curhatannya dia putus sama pacarnya.. pucuk di cinta ulampun tiba... (kata orang tua dulu)... akhirnya pada bulan Oktober 2011 kami pun mengikat janji, (yaitu jadian) kalau menurut ABG sekarang... hehehe... 

Singkat Cerita... Tahun 2013 dia sudah duduk di kelas 12.. dan hubungan kami pun menginjak tahun ke 3 dan tanpa hambatan, tidak pernah marah-marahan atau sejenisnya.. uniknya.. meskipun kami pasangan dan diketahui oleh kedua orang tua masing-masing.... kami tidak pernah merasakan apa itu malam mingguan... hehe...

pada bulan mei tahun 2014, mamahnya nelpn.. suruh main ke rumahnya ada yang harus diobrolkan sangat penting... saya pun langsung meluncur ke rumahnya... sesampai di rumahnya, seperti biasa ngumpul bareng semuanya... tiba2 mamah dia ngomong.. 
Mamah :" a si teteh udah lulus sekolah, mamah hoyong hubungan a sareng teteh, di ikat... 
                supaya lebih tenang k mamah sareng ci bapak"
Saya : "Muhun mah mangga....!!! Menurut Teteh Gimana""???
dia : "Ia ... a... lebih bagus... dan tenang ka eneng"... Kalau Bisa... langsung Tunangan.. y...!!!
(pada tanggal 15 Mei 2014,akhirnya kami pun tunangan)

Setelah selesai sekolah, dia berpamitan untuk meminta izin kerja di jakarta bersama Om dan tantenya. di hadapan keluarganya saya memberikan izin dia kerja, tapi saya menyarankan, agar cari kerjanya di dekat rumah saja atau ruang lingkup kabupaten, agar mudah pulang dan mudah untuk bertemu.... Agustus 2014 dia berangkat ke jakarta dengan tujuan untuk mencari kerja... 

Memutuskan untuk tetap berpasangan saat mata tak saling melihat adalah hal yang luar biasa. Meski untuk itu seseorang harus siap Lelah Diterpa RinduMeski untuk menjalaninya seseorang perlu sekuat tenaga meredam cemburu. Cemburu pada keramaian, saat melihat sepasang manusia lainnya saling menggenggam tangan, ia hanya menggenggam angin. Saat hujan sepasang manusia berpayung berduaan, aku berpayung dengan siapa ?. Saat Sabtu malam tiba, semua orang keluar merenda kasih, aku hanya jadi penunggu rumah kos, menatap layar laptop sambil memegang tisu. Ketika di dalam cafe semua meja penuh berpasangan, meja miliknya justru selalu menyisakan satu kursi kosong. Ini tak adil, bukan ?. Memutuskan untuk tetap berpasangan saat raga tak saling dekat adalah hal yang luar biasa. Meski untuk menjalaninya seseorang harus siap mendengarkan banyak suara-suara miring tentang nasib pelaku LDR, tentang kisah cinta jarak jauh yang kerap berujung antiklimaks. 

Satu bulan ok fine, 2 Bulan jarang kontek, 3 Bulan lost Kontek... Aku Menyerah... saya menooba untuk bercerita ke orang tuanya tentang masalah yang sedang terjadi... kalau saya enjoy aja... karna LDR sedikit kemungkinan untuk abadi.... akhirnya.. orang tua dia menangis dan meminta ma'af karena telah mengizinkannya untuk bekerja... dan permasalahan ini... akan secepatnya di tangani...

Cerita cinta jarak jauh memang kerap melahirkan banyak ending yang mengundang empati. Dan suara-suara miring tentang akhir cerita sebuah LDR membuat banyak pelakunya takut menjalani. Cerita-cerita antiklimaks hubungan LDR akhirnya sering membuat pelakunya ragu untuk tetap saling mempertahankan. Buat apa menjalani cinta begini jika akhirnya juga akan sendiri ?. Untuk apa tetap berdua jika ini hanya sebuah jomblo yang tertunda ?. 

Semua orang tahu apa itu LDR. Tapi hanya pelakunya yang mengerti pasti rasanya menjalani kisah cinta jarak jauh. Mereka bahagia tapi kadang juga menderita. Mereka mencoba saling percaya tapi sering tak bisa mengelak dari rasa curiga. Menuntaskan rindu lewat suara di ujung telepon atau tatap muka lewat video tidak pernah bisa mengganti tatapan mata secara langsung. Pesan saling menguatkan kadang terasa hambar tanpa pelukan. Apalagi jika masalah melanda, menyelesaikannya dari sambungan telepon kadang malah memperburuk keadaan. Pada akhirnya mereka yang menjalani LDR kerap merasa hubungan mereka seperti bohong belaka. Mereka terikat janji tapi seperti tak memiliki, jadi apa bedanya dengan para single lain ?. Pikiran-pikiran itu akhirnya sering membuat para pelaku LDR merasa lelah. 

Bicara itu mudah, berjanji dalam hati juga tidak sulit. Tapi tak ada yang lebih tahu perasaan tersiksa dari hubungan jarak jauh kecuali mereka para pelaku LDR. Tersiksa oleh rasa curiga dan cemburu. Tersiksa oleh kekhawatiran akankah hubungan ini akan bermuara indah atau hanya akan berakhir sama seperti cerita-cerita korban LDR ?. Sebenarnya tak ada beda yang benar-benar nyata antara cinta jarak dekat dan cinta jarak jauh. Selagi ada niat menjaga hati, semua masalah bisa teratasi. 

Jodoh memang sudah dituliskan dalam suratan Tuhan. Tapi menyerah bukan cara yang dianjurkan Tuhan. Memutuskan untuk tetap berpasangan dalam rentangan jarak yang jauh adalah hal luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang pilihan. Siapa bilang cinta jarak jauh hanya menghadirkan rasa jenuh ?. Justru sebaliknya, pelaku LDR adalah orang-orang yang diberikan banyak perasaan istimewa. Hanya pelaku LDR yang memahami indahnya pertemuan setelah menyimpan rindu sekian lama. Hanya pelaku LDR yang bisa menghargai pengorbanan pasangan melintas ratusan kilometer untuk bisa tiba di muka rumah, mengetuk pintu, dan mengucap “hai…”. Hanya pelaku LDR yang bisa merasakan indahnya kejutan surat di muka pintu atau berdebar-debar menanti layar skype dan chatting terbuka. Dan hanya pelaku LDR yang bisa menguji cintanya lewat ujian-ujian yang tak dialami orang lain.

Menjaga hati memang tak mudah. Apalagi ketika konflik batin dan pikiran beradu. Ketika hati ingin bertahan, tapi pikiran justru diserbu banyak godaan. Hubungan ini memang berkomitmen tapi tak pasti. Untuk apa menjaga hati jika akhirnya sendiri ?.  Rasa semacam itu kerap sekali membuat pelaku LDR tersiksa. Siksaan yang kerap menggoda para pejuang LDR untuk menyerah.

Tapi lihatlah, banyak orang yang sanggup lewati waktu dengan bahagia. Banyak orang yang dengan sederhana menjalani harinya di kejauhan hingga akhirnya bisa menjemput pasangannya di hari bahagia. Banyak pejuang LDR yang diam-diam tanpa banyak kata bisa membingkai cerita cinta abadi.


Saturday, November 5, 2016

KEISTIMEWAAN LAHIR BULAN JUNI



Beritateratas.com - Fakta pertama adalah Kelima nama di atas adalah nama-nama yang pernah dan lagi menjadi Presiden Indonesia, kecuali yang terakhir, yang terakhir adalah Ahok. Pertanyaannya sekarang siapa Ahok? Mengapa disejajarkan? Jawabannya adalah Ahok  adalah orang yang punya persamaan dengan Soekarno, Soeharto, Jokowi dan Habibie. Kesimpulannya Ahok pernah memimpin Indonesia kah? Maaf bukan itu kesimpulannya, ada persamaan mendasar, bisa dikatakan persamaan karakter. Tentu bukan hanya sama-sama laki-laki.

Ok, let's continue... Persamaan pemimpin-pemimpin Indonesia di atas dan termasuk Ahok adalah sama-sama dilahirkan pada bulan Juni... Jreng.. itulah persamaannya. 
Soekarno lahir 6 Juni 1901.
Soeharto lahir  8 juni 1921.
BJ Habibie lahir 25 Juni 1936
Jokowi lahir 21 Juni 1961
Basuki Tjahaja Purnama lahir 29 Juni 1966.
Keren kan?
Keren lagi mereka semua lahir di desa, bukan kota besar dan semuamereka adalah INSIYUR. Hebat kan??

Terus apa pentingnya? Jawabnya karakter.

Nah, pemimpin-pemimpin yang dilahirkan pada bulan Juni adalah pemimpin-pemimpin yang mempunyai visi jauh ke depan. OK, Kita mulai saja dari Soekarno, Siapa yang berani bilang Soekarno bukan pemimpin yang bervisi? Soekarno begitu disegani di percaturan politik dunia pada eranya, penggagas gerakan Non-Blok. Untuk dalam negeri saya ambil contoh kecil saja, Sebagian besar simbol-simbol kebanggaan Indonesia saat ini dibangun dan diprakasai oleh Soekarno, Contoh Masjid Istiqlal sebagai Masjid terbesar di Asia Tenggara, Gelora Bung Karno Stadion kebanggaan Indonesia, Monas perlambang bangunan khas Indoneisa.

Selanjutnya Soeharto, Soeharto adalah Bapak pembangunan Indonesia. Berbeda dengan Soekarno sebelumnya jika pembangunan berpusat di Jawa, Soeharto mencoba membangun Indonesia secara menyeluruh, meski pemerataan belum tercapai sepenuhnya. Tapi Soeharto telah melakukan hal yang besar sebagai peletak kemajuan peradaban Indonesia terutama melalui wajib belajar 9 tahun.

Jokowi, dengan visi nya yang 'gila' menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia merupakan suatu bukti bahwa ia adalah pemimpin yang mempunyai visi yang jelas. Namanya langsung menjadi pusat perhatian dunia. Sebagai pemimpin Indonesia yang sangat menyadari karakteristik Indonesia yang terdri dari ribuan pulau, Jokowi sadar betul untuk membangun tol laut antar pulau. Banyak pulau yang belum termaksimalkan karena sulitnya transportasi, inilah potensi Indonesia yang masih sangat kaya untuk diolah, tentu bersamaan dengan potensi lautnya.

Gaya kepemimpinan Presiden Habibie adalah gaya kepemimpinan Dedikatif-Fasilitatif, merupakan sendi dan Kepemimpinan Demokratik. Pada masa pemerintahan B.J Habibie ini, kebebasan pers dibuka lebar-lebar sehingga melahirkan demokratisasi yang lebih besar. Pada saat itu pula peraturan-peraturan perundang-undangan banyak dibuat. Pertumbuhan ekonomi cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya Habiebi sangat terbuka dalam berbicara tetapi tidak pandai dalam mendengar, akrab dalam bergaul, tetapi tidak jarang eksplosif. Sangat detailis, suka uji coba tapi tetapi kurang tekun dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. 


Dalam penyelengaraan Negara Habibie pada dasarnya seorang liberal karena kehidupan dan pendidikan yang lama di dunia barat. Gaya komunikasinya penuh spontanitas, meletup-letup, cepat bereaksi, tanpa mau memikirkan risikonya. Tatkala Habibie dalam situasi penuh emosional, ia cenderung bertindak atau mengambil keputusan secara cepat. Seolah ia kehilangan kesabaran untuk menurunkan amarahnya. 

Gaya Ahok nyaris mirip BJ Habibie, Gaya komunikasinya penuh spontanitas, meletup-letup, cepat bereaksi, tanpa mau memikirkan risikonya. 


Pemimpin-pemimpin yang lahir di bulan Juni adalah pemimpin yang tegas, tapi mudah berubah pikiran. Anda bisa baca di sejarah bagaimana sikap Soekarno terhadap Malaysia, Konfrontasi yang ia siagakan. Di sisi lain Soekarno yang anti Amerika namun masih menyempatkan diri ke Amerika untuk melakukan suatu hubungan, Soekarno dikenal dekat dengan Presiden Amerika John F Keneddy.

Satu lagi karakter spontanitas. Ini adalah salah karakter pemimpin yang lahir di bulan Juni. Mereka sering melakukan hal-hal secara spontan, Anda bisa lihat karakter ini pada Jokowi, bagaimana spontanitas-spontanitas Jokowi. Paling membekas adalah bagaimana Jokowi dengan spontan menaikkan Harga BBM lebih awal dari rencana kenaikkan di awal tahun 2015. Ini adalah karakter yang sulit diterima secara umum. Sikap spontan ini bisa menjadi bumerang bagi siempunya.

Ada satu hal yang saya khwatirkan adalah  bagaimana Jokowi ini nanti mengakhiri pemerintahannya. Bercermin pada  seperti Soekarno, Soeharto yang mengakhiri pemerintahannya dengan cara yang tidak elok karena kontroversi-kontroversi yang ia ciptakan diujung pemerintahannya. Namun BJ Habibie mengakhiri pemerintahannya dengan baik dan membuka pintu demokrasi sampai saat ini. 

Akhirnya Jokowi dan Ahok akan menentukan jalan mereka sendiri dalam mengakhiri pemerintahannya. Apakah akan sama seperti Soekarno dan Soeharto. Ataukah akan mengikuti jejak BJ Habibie? 

Yang pasti, mulai dari Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, dan Jokowi adalah Presiden RI. Sementara Ahok, belum sampai pada posisi itu.

Sebelumnya Musisi ternama Ahmad Dhani sebelumnya berkelakar jika dirinya telah melihat sebuah buku yang dinamai sebagai buku langit. Buku langit memastikan tidak ada nama Ahok di dalamnya.

"Saya sudah lihat di buku langit. Tidak ada nama Ahok jadi Presiden atau Wakil Presiden," ujar Dhani kepada melalui pesan singkat kepada Sindonews, Jumat 3 Juni 2016.

Bahkan, Dhani mengaku saat ini raja-raja Jawa pun tidak mengenal siapa itu Ahok. Jadi dapat dipastikan tidak akan ada yang membuat Ahok menjadi Presiden maupun Wapres nantinya.

Mungkin saja didalam buku langit tak ada tertulis demikian tapi yang jelas buku langit sudah menuliskan kelahiran Ahok sama sejajar dengan bulan kelahiran 4 pemimpin Indonesia lho?